Home
news
Disperindag Melakukan Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Disperindag Melakukan Pengawasan Pupuk Bersubsidi


Jumat, 2016-10-21 - 09:44:46 WIB

Disperindag Provinsi Banten melakukan pengawasan pupuk bersubsidi pada beberapa Kios Pengecer Resmi di Kota Serang.  Tujuan dari adanya pengawasan pupuk bersubsidi bertujuan meminimalisir penyelewengan pupuk bersubsidi, selain itu juga mengontrol harga pupuk bersubsidi yang ada di pasaran. Selain mengontrol harga pupuk juga mengontrol kemasan pupuk bersubsidi tersebut diberi label tambahan berwarna merah, yang mudah dibaca dan tidak mudah hilang atau terhapus dengan bertuliskan 'pupuk bersubsidi pemerintah dan barang dalam pengawasan harga pupuk. Khusus penyediaan dan penyaluran pupuk urea bersubsidi berwarna merah muda (pink) dan pupuk ZA bersubsidi berwarna jingga (oranye). 

Adapun harga eceran pupuk Bersubsidi ( per kg) : (Peraturan Menteri Pertanian No. 87/Permentan/SR.130/12/2013 Tgl 9 Desember 2011

1. ZA                               : 1500,-

2. SP-36                         : 2000,-

3. NPK PHONSKA        : 2.300,-

4. PETROGANIK           : 500,-

Pupuk merupakan sarana produksi yang strategis dan sangat berperan penting dalam peningkatan produktivitas dan produksi komoditas pertanian. Kegiatan ini sebagai upaya melindungi dan meningkatkan kemampuan petani dalam penerapan pemupukan berimbang, serta meningkatkan ketahanan pangan. Pemerintah memberikan subsidi pupuk dengan target petani kecil sehingga dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani tersebut.

Pada tahun 2016, pemerintah mengalokasikan pupuk bersubsidi sebanyak 9,55 juta ton. Rinciannya, pupuk urea 4,1 juta ton, pupuk SP-36 850 ribu ton, pupuk ZA 1,05 juta ton, pupuk NPK 2,55 juta ton, dan pupuk organik 1 juta ton.


Share Berita


Komentari Berita