Rapat Penyusunan Renja Perinduatrian Tahun 2027, Perkuat Sinkronisasi Program dan Arah Kebijakan perindustrian Provinsi Banten
Serang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menggelar kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perindustrian Tahun 2027 yang bertempat di Ruang Rapat Disperindag Provinsi Banten, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disperindag Provinsi Banten, Dr. Iwan Hermawan, ST.,MM Rapat ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan dan program pembangunan sektor Industri tahun 2027, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam sambutannya, Dr. Iwan Hermawan,ST.,MM menyampaikan bahwa Rapat Renja merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan terintegrasi. Melalui Rapat ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif guna menyempurnakan rancangan program dan kegiatan bidang Perindustrian tahun 2027.
“Perencanaan yang baik harus berbasis data, selaras dengan dokumen perencanaan nasional dan daerah, serta responsif terhadap dinamika perekonomian dan kebutuhan masyarakat. Rapat Renja ini menjadi wadah untuk memastikan program perinduatrian Provinsi Banten semakin tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut:
1. Desta Anggaran , ST (Plt.Kabid Perekonomian dan SDA, Bappeda Provinsi Banten)
2. Dwi Fajar David Nurcahya (Kabid Program dan Kerjasama Ditjen KPAII Kementrian RI)
3. Catur Basuki Rakhmawan (Kabag Pengelola Dukungan Strategi dan Isu Aktual Biro Perencanaan Kementrian RI)
Plat Kabit Perekonomi Desta Anggara dalam paparannya menekankan pentingnya sinkronisasi antara Renja Perangkat Daerah dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Ia mengingatkan agar program perdagangan mendukung prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, serta peningkatan daya saing produk lokal.
Sementara itu, Dwi Fajar dari KPAII dan Catur Basuki Rachmawan memaparkan arah kebijakan pemerintah pusat dalam penguatan pasar rakyat, stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok, serta transformasi perindustrian Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat pengawasan distribusi barang dan perlindungan konsumen.
Forum Renja Perindustrian Tahun 2027 ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Disperindag Provinsi Banten, perwakilan kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan terkait. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan terkait penguatan sistem distribusi, pengembangan pasar rakyat, perlindungan konsumen, hingga peningkatan ekspor dan digitalisas Perinduatrian.
Melalui kegiatan ini, Disperindag Provinsi Banten berharap dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan perdagangan Tahun 2027 yang lebih komprehensif, adaptif terhadap tantangan global dan nasional, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.