Apel Pagi Disperindag Provinsi Banten Bahas SOTK Baru dan Penguatan Semangat Kerja
Serang – Senin, 19 Januari 2026. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten melaksanakan apel pagi rutin di lingkungan kantor Disperindag Provinsi Banten. Kegiatan apel pagi ini diikuti oleh seluruh pegawai Disperindag Provinsi Banten sebagai bentuk penguatan disiplin, kebersamaan, dan koordinasi awal pekan kerja.
Apel pagi dipimpin oleh Eko Prihatik Setyo Pambudi, S.Si.T., M.Si, dari Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, selaku pemimpin apel, dan Sekretaris Disperindag Provinsi Banten, Dr. Tb. Regiasa Fajar, SE., M.TP, bertindak sebagai pembina apel mewakili Kepala Disperindag Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST., M.Si.
Dalam amanatnya, Dr. Tb. Regiasa Fajar menyampaikan bahwa apel pagi merupakan sarana penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Pada kesempatan tersebut, pembina apel menekankan tema rencana Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru Disperindag Provinsi Banten, yang diharapkan dapat segera dipahami dan diimplementasikan dengan baik oleh seluruh pegawai.
Lebih lanjut disampaikan bahwa penerapan SOTK baru merupakan bagian dari upaya penataan kelembagaan agar kinerja Disperindag semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Seluruh pegawai diharapkan mampu menyesuaikan diri, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta terus meningkatkan profesionalisme dalam bekerja.
Selain membahas SOTK baru, pembina apel juga mengajak seluruh jajaran untuk tetap menjaga semangat apel pagi, menjadikannya sebagai momentum membangun kedisiplinan, integritas, serta semangat kebersamaan di lingkungan kerja Disperindag Provinsi Banten.
Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar seluruh pegawai senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan daerah.