Sekretaris Disperindag Provinsi Banten Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Baznas, PHRI, OPD, dan DJPK

Sekretaris Disperindag Provinsi Banten Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Baznas, PHRI, OPD, dan DJPK

[10:22, 02/02/2026] PAPAH GHANI: Serang, Kamis, 22 Januari 2026— Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Dr. TB. Regiasa Fajar, SE., M.TP, menghadiri kegiatan rapat koordinasi bersama Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Kegiatan ini dilaksanakan pada ...... (.../1/2026) dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan lintas sektor.

Kehadiran Dr. TB. Regiasa Fajar dalam kegiatan tersebut mewakili Kepala Disperindag Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST., M.Si, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Rapat koordinasi ini membahas sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan pelaku usaha dalam mendorong optimalisasi potensi ekonomi daerah, peningkatan peran sektor perhotelan dan restoran, serta sinergi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, turut dibahas peran DJPK dalam mendukung kebijakan fiskal daerah serta optimalisasi pendapatan daerah yang selaras dengan regulasi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. TB. Regiasa Fajar menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memperkuat perekonomian daerah, khususnya di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

> “Kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, pelaku usaha, dan instansi pusat seperti DJPK sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Regiasa.

Ia juga menegaskan bahwa Disperindag Provinsi Banten siap mendukung berbagai program yang berkaitan dengan penguatan sektor perdagangan, industri, dan jasa, termasuk pengembangan UMKM serta peningkatan iklim investasi di Provinsi Banten.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antar pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan strategis, memperkuat tata kelola ekonomi daerah, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten. [10:24, 02/02/2026] PAPAH GHANI: Sekretaris Disperindag Provinsi Banten Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Baznas, PHRI, OPD, dan DJPK

Serang, Kamis, 22 Januari 2026— Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Dr. TB. Regiasa Fajar, SE., M.TP, menghadiri kegiatan rapat koordinasi bersama Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis(22/01/2026) dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan lintas sektor.

Kehadiran Dr. TB. Regiasa Fajar dalam kegiatan tersebut mewakili Kepala Disperindag Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST., M.Si, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Rapat koordinasi ini membahas sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan pelaku usaha dalam mendorong optimalisasi potensi ekonomi daerah, peningkatan peran sektor perhotelan dan restoran, serta sinergi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, turut dibahas peran DJPK dalam mendukung kebijakan fiskal daerah serta optimalisasi pendapatan daerah yang selaras dengan regulasi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. TB. Regiasa Fajar menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memperkuat perekonomian daerah, khususnya di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

> “Kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, pelaku usaha, dan instansi pusat seperti DJPK sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Regiasa.

Ia juga menegaskan bahwa Disperindag Provinsi Banten siap mendukung berbagai program yang berkaitan dengan penguatan sektor perdagangan, industri, dan jasa, termasuk pengembangan UMKM serta peningkatan iklim investasi di Provinsi Banten.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antar pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan strategis, memperkuat tata kelola ekonomi daerah, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten.